Puisi-Puisi Savero Yuma : Dialog Dalam Sujud – Sebuah Kepercayaan

Puisi Savero Yuma (13 Tahun)

Dialog dalam sujud

Malam masih berkemul dingin

Ketika rembulan hendak beranjak dari pandangan

Dan manusia masih terlelap dalam angan-angan

Ketika Sang Rabb turun menemui hamba yang merindukan

 

Bukankah dalam firman-Nya Sang Rabb telah menjelaskan

Bahwa keluh, doa, dan harapan hambanya yang terucapkan

Akan senantiasa menjadi hal – hal yang terjawabkan

Bagaikan burung-burung yang melesat ke langit tanpa hambatan

 

Di waktu yang bersamaan,

Seorang hamba yang bangun dari nyenyaknya ia tidur

Beranjak bangkit untuk menyucikan dirinya

Untuk berdialog dengan Sang Rabb yang telah dirindukannya

 

Dalam heningnya ia bersujud

Keluh yang membalut hidupnya, ia ceritakan kepada Rabbnya

Doa yang mengandung impian dan harapannya selalu terlantunkan kepada Rabbnya

Karena ia tahu hanya kepada Rabbnyalah ia berpasrah dan memohon ampunan

Batu, 30 April 2021

 

***

 

Sebuah kepercayaan

Beribu lika-liku yang menghiasi seonggok kehidupan

Seperti tak ada habisnya di setiap kisah perjalanan

Layaknya sudah tak dapat dipisahkan

Dari setiap kejadian yang telah ditakdirkan

 

Berupa ribuan cobaan dan ujian

Yang menggoyah diri manusia dalam setiap perjuangan

Mencoba meruntuhkan kepada kubangan keputusasaan

Hingga akhirnya memilih gagal atau bertahan

 

Tetapi semua tergantung terhadap sebuah kepercayaan

Kepada Sang Maha Kuasa yang maha menciptakan

Percaya bahwa ujian dan cobaan yang terus berdatangan

Adalah bagian dari sebuah pembelajaran

 

Karena Sang Maha Kuasa tak akan membiarkan

Hamba yang selalu taat kepada perintah dan larangan

Terjatuh kepada sebuah keputusasaan

Yang membawa abadi sebuah kegagalan

 

Sang Maha Kuasa juga telah berfirman

Di dalam kitab suci penunjuk kebenaran

Bahwa sesungguhnya setelah kesusahan terdapat kemudahan

Karena semuanya tergantung kepada kepercayaan seorang hamba kepada Sang Maha Kuasa

Batu, 30 April 2021

 

 ***

Savero Yuma nama pena dari Davin Savero Yuma Putra (13 tahun). Ia merupakan santri Pondok Pesantren Ar-rohmah Tahfidz, Malang dan siswa kelas 2 SMP Integral Ar-rohmah Malang. Penulis berasal dari Kota Batum Jawa Timur.  Penulis dapat ditemui lewat Instagram dengan nama: @davin_dav25